puisi untuk beliau



Takkan Terbalas

Karya : Hamid  Pamungkas
26, November 2014


Maafkan aku untuk beberapa kali
yang tak tau diri membuatmu lebih sabar
sabar penuh mengerti untuk pancarobanya
yang mengharap jadi matahari

sekali lagi maafkan aku sungguh
jika tak seperti ini, sulit mengerti
si aku ini, bahkan tak mungkin mungkin
durhaka sampai dijumpa akhir pertemuan

meski engkau tak setegar Ibu
tak lebih sehebat beliau pasti
tapi jasamu, tanggungjawabmu, dan sesamanya
engkau pantas dapatkan Firdaus bersama Nur, amin

                   terimakasih tiada akan pernah berujung

                   tersenyumlah bahagia itu aku pun pasti








Komentar

Posting Komentar